CELEBES IMAGES, Pare-pare – PSM Makassar kembali gagal meraih kemenangan pada pekan ke-19 Super League. Bermain di Stadion BJ Habibie, Parepare, Senin (2/2/2026), Pasukan Ramang harus puas berbagi angka setelah laga melawan Semen Padang berakhir tanpa gol.
Pertandingan berlangsung dalam tempo sedang sejak menit-menit awal. PSM berusaha mengontrol permainan melalui penguasaan bola, sementara Semen Padang tampil disiplin dengan organisasi bertahan yang rapat. Beberapa peluang tercipta, namun penyelesaian akhir kedua tim belum menemukan sasaran.
Laga ini berlangsung dalam situasi yang tidak sepenuhnya ideal bagi PSM. Tim asal Makassar tersebut turun ke lapangan di tengah bayang-bayang sanksi FIFA yang dijatuhkan pada 29 Januari lalu. Kondisi itu memberi tekanan psikologis tersendiri, terutama bagi pemain yang dituntut tetap fokus menjaga ritme kompetisi.
PSM tetap mendaftarkan striker anyar mereka, Luka Cumic, dalam kondisi yang penuh tekanan tersebut. Pemain asing itu masuk pada babak kedua dan sempat memberi warna berbeda di lini depan. Pergerakannya membuka ruang, meski belum cukup untuk memecah kebuntuan hingga laga berakhir.
Hasil imbang ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan PSM sejak akhir November. Terakhir kali PSM meraih tiga poin terjadi pada 29 November, saat menundukkan Persis. Sejak itu, hasil pertandingan belum berpihak, sementara persaingan di papan klasemen terus berjalan ketat.
Laga di Parepare menegaskan pekerjaan rumah yang masih menumpuk bagi PSM Makassar. Konsistensi permainan, efektivitas serangan, dan situasi non-teknis di luar lapangan kini menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersamaan.
(dmdht | foto: Andri Saputra)




