CELEBES IMAGES, Makassar — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassar menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 di Hotel Aston Makassar, Kamis (23/4/2026). Forum ini mempertemukan seluruh unit kerja untuk menyusun program yang lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan dihadiri Penasihat DWP Kota Makassar Hj. Fatma Wahyuddin, Ketua DWP Kota Makassar Ny. Vivi Andriani Mahyuddin, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar drg. Ita Anwar, bersama perwakilan lintas sektor.
Rakerda diarahkan untuk memperkuat koordinasi internal organisasi sekaligus merumuskan langkah kerja yang lebih terukur, terutama dalam isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Dalam pemaparannya, drg. Ita Anwar menyoroti peran strategis perempuan dalam membangun keluarga yang tangguh serta lingkungan sosial yang aman dan inklusif. Ia mengajak anggota DWP untuk mengambil peran aktif sebagai agen perubahan dalam isu-isu tersebut.
Penasihat DWP Kota Makassar, Hj. Fatma Wahyuddin, menegaskan bahwa forum ini harus melahirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang untuk melahirkan gagasan dan inovasi. Saya berharap seluruh anggota DWP Kota Makassar dapat terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan dan anak,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak agar program yang disusun dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Peran perempuan hari ini sangat strategis. Kita harus menjadi bagian dari solusi, menjadi penguat keluarga, sekaligus motor penggerak dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DWP Kota Makassar Ny. Vivi Andriani Mahyuddin menyampaikan bahwa Rakerda menjadi momentum untuk menyatukan visi organisasi ke depan.
“Rapat kerja ini menjadi momentum untuk menyatukan visi dan langkah kita bersama. Saya berharap seluruh unit kerja dapat menyusun program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia mendorong seluruh anggota untuk memperkuat kolaborasi dan menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan program organisasi.
“Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, saya yakin Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar akan semakin berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga,” tutupnya.
Rakerda berlangsung dengan diskusi interaktif antarunit kerja yang memaparkan program unggulan masing-masing. Forum ini diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat peran DWP Kota Makassar, baik di tingkat organisasi maupun dalam kontribusinya kepada masyarakat luas.
|editor: dmdht|



