Pemkot Makassar Buka Puasa Bersama 3.152 Anak Panti di Al-Markaz

Pemkot Makassar Buka Puasa Bersama 3.152 Anak Panti di Al-Markaz

Read Time:1 Minute, 57 Second

CELEBES IMAGES, Makassar — Pemerintah Kota Makassar menggelar kegiatan “Sehari Bersama Anak Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa” yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Al-Markaz Al Islami, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini diikuti 3.152 peserta yang berasal dari puluhan panti asuhan di Kota Makassar.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum memperkuat empati dan kepedulian sosial, terutama kepada anak yatim, penghuni panti asuhan, serta masyarakat dhuafa.

“Ramadan menghadirkan ruang untuk memperkuat hubungan dengan sesama manusia dan hubungan dengan Allah SWT. Hablum minannas dan hablum minallah harus berjalan seimbang dalam kehidupan kita,” ujar Munafri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Kota Makassar, jajaran kepala SKPD, serta para camat dan lurah.

Pemerintah Kota Makassar juga menyerahkan infaq dan santunan kepada anak-anak panti asuhan serta masyarakat dhuafa. Penyerahan bantuan dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Munafri menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk hadir bagi seluruh warga. Menurutnya, anak-anak yang tumbuh di lingkungan panti asuhan memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan, kehidupan yang layak, serta perhatian dari pemerintah.

“Kita ingin menunjukkan bahwa pemerintah selalu hadir di tengah keluarga besar masyarakat Kota Makassar, termasuk anak-anak yang dibesarkan di panti asuhan,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti 76 panti asuhan dari berbagai kecamatan di Kota Makassar. Peserta terdiri atas 152 pengurus atau pembina panti serta 2.829 anak panti asuhan dan anak yatim, termasuk para pendamping.

Munafri berharap anak-anak panti asuhan memiliki kesempatan yang luas untuk meraih pendidikan berkualitas serta membangun masa depan yang lebih baik. Ia juga mendorong mereka untuk memiliki cita-cita besar dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Anak-anak yang hadir di sini memiliki potensi besar. Kelak akan lahir pemimpin masa depan dari generasi ini yang berperan dalam pembangunan Kota Makassar dan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Aliyah Mustika Ilham mengajak masyarakat menjadikan Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum memperkuat iman serta mempererat persaudaraan di tengah kehidupan sosial.

Menurut Aliyah, nilai-nilai Al-Qur’an perlu terus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari guna membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan peduli terhadap sesama.

| editor: dmdht |