Karebosi Ramadhan Fair Dorong Konsep Zero Waste, Diskop UKM Satukan Dukungan Lintas OPD

Karebosi Ramadhan Fair Dorong Konsep Zero Waste, Diskop UKM Satukan Dukungan Lintas OPD

Read Time:1 Minute, 42 Second

CELEBES IMAGES, Makassar — Persiapan Karebosi Ramadhan Fair memasuki tahap pematangan. Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah SKPD dan Perumda di Balai Kota Makassar Lantai 7, membahas teknis pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung mulai 20 Februari.

Rapat koordinasi ini menegaskan posisi Karebosi Ramadhan Fair sebagai bagian dari calendar of event Pemerintah Kota Makassar. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, menyampaikan bahwa agenda ini membutuhkan dukungan lintas sektor karena mengusung konsep baru dalam pelaksanaannya.

“Ramadhan Fair merupakan kegiatan dari calender of event pemerintah kota Makassar. Karena konsep baru, kami memandang perlu adanya koordinasi lintas sektor serta masukan dan saran dari Bapak/Ibu sekalian,” ujar Arlin dalam rapat tersebut.

Salah satu penekanan utama dalam Karebosi Ramadhan Fair tahun ini adalah penerapan konsep zero waste. Konsep ini diarahkan untuk menekan penggunaan sampah plastik selama kegiatan berlangsung, terutama dari aktivitas transaksi UMKM dan pengunjung.

Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa seluruh pelaku UMKM diarahkan menggunakan kemasan ramah lingkungan. “Kami menghimbau kepada umkm untuk menggunakan kemasan paper food, bahan yang bisa didaur ulang. Selain itu kami menempatkan tim untuk stand by untuk memilah sampah organik dan non organik,” ucap Mimi selaku panitia.

Konsep ini dipandang sejalan dengan agenda pembangunan kota yang mendorong kesadaran lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis partisipasi. Dukungan dari SKPD dan Perumda dinilai penting agar penerapan konsep zero waste berjalan konsisten di seluruh area kegiatan.

Arlin Ariesta berharap koordinasi ini memperkuat komunikasi antar perangkat daerah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Dukungan lintas OPD dipandang sebagai kunci agar agenda Ramadhan Fair berjalan optimal dan memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM binaan.

“Harapan kita supporting dari teman-teman semua, kegiatan merupakan kegiatan yang dicanangkan, sehingga kami membutuhkan supporting semua opd kelurahan serta kecamatan,” tutup Arlin.

Karebosi Ramadhan Fair direncanakan berlangsung pada 20 hingga 28 Februari di kawasan Lapangan Karebosi. Kegiatan ini menghadirkan 20 tenant dengan keterlibatan 40 brand UMKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, sekaligus menjadi ruang promosi ekonomi rakyat di bulan Ramadhan dengan pendekatan yang lebih berkelanjutan.
(dmdht)