Santri Takalar Didorong Berdayakan Agro‑Ekologi Lahan Kering

Santri Takalar Didorong Berdayakan Agro‑Ekologi Lahan Kering

Read Time:1 Minute, 4 Second

oleh Dr. Amir Tjoneng

CELEBES IMAGES, Takalar – Penyuluhan Kepada santri di pondok pesantren mizanul ulum desa sanrobone dilaksanakan tim Pengabdi Dosen UMI yang berasal dari Fakultas pertanian. kami mengadakan kegiatan penyuluhan pertanian lahan kering selama 2 hari yakni 8-9 oktober 2024. saya selaku ketua Tim (Dr. Amir Tjoneng) Bersama rekan sejawat, Anwar dan Dr. Edy yang merupakan dosen Fakultas Pertanian UMI.

Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan santri dalam mengelola lahan kering yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus menanamkan nilai ekoteologi akni integrasi antara keimanan dengan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini mencakup pembuatan mulsa berbahan jerami, pembangunan bedengan teras sederhana, penggunaan pupuk hijau, dan pemilihan bibit unggul untuk tahan musim kemarau. Pelatihan pupuk organik zero‑waste juga menjadi bagian pengalaman praktik, memanfaatkan limbah pesantren.

Harapannya Kapabilitas santri meningkat, dimana Mereka kini memahami teknik menjaga kelembapan dan kesuburan lahan kering. Ketahanan pangan lokal Dengan bibit tahan kering dan konservasi air, produksi pangan dapat bertahan di musim kemarau. dan Model pesantren ramah lingkungan , Mizanul Ulum diharapkan menjadi pilot project di kabupaten takalar.

Lewat kegiatan ini, Pesantren Mizanul Ulum tidak hanya menjadi pusat ilmu agama, tetapi juga pelopor pertanian lahan kering berkelanjutan di Kabupaten Takalar. Sebagai langkah berikutnya, direncanakan pengembangan sistem pertanian terpadu—menggabungkan pertanian, peternakan, dan pengelolaan limbah serta pendampingan jangka panjang agar program berkelanjutan.