Long March Yaumul Quds di Makassar, Massa Serukan Solidaritas untuk Palestina

Long March Yaumul Quds di Makassar, Massa Serukan Solidaritas untuk Palestina

Read Time:1 Minute, 47 Second

CELEBES IMAGES, Makassar — Ratusan massa yang tergabung dalam Poros Al Quds Makassar menggelar aksi long march dalam rangka memperingati Yaumul Quds Internasional di Kota Makassar, Jumat (13/3/2026). Aksi tersebut menjadi bagian dari seruan global untuk menyuarakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Aksi dimulai dari kawasan Masjid Aisyah di Jalan Sungai Tangka dan berlanjut dengan long march menuju Monumen Mandala. Sepanjang perjalanan, peserta membawa bendera Palestina, bendera Republik Islam Iran, dan bendera Indonesia, serta poster dukungan sambil menyampaikan orasi yang menyoroti kondisi kemanusiaan di Gaza.

Orator aksi menjelaskan makna tiga bendera yang dibawa peserta selama long march. Bendera Merah Putih melambangkan semangat nasionalisme serta komitmen bangsa Indonesia terhadap perjuangan melawan penjajahan. Bendera Palestina dihadirkan sebagai simbol utama solidaritas terhadap perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina. Sementara itu, bendera Iran dibawa sebagai bentuk dukungan terhadap Republik Islam Iran dalam menghadapi agresi Israel dan Amerika Serikat.

Koordinator aksi dari Poros Al Quds Makassar menyampaikan bahwa peringatan Yaumul Quds menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas internasional terhadap rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi konflik berkepanjangan.

Para peserta aksi meneriakkan kutukan terhadap Israel dan Amerika Serikat. Mereka juga menyerukan dukungan kepada negara-negara yang dinilai berpihak pada perjuangan Palestina. Selain itu, massa mengangkat berbagai isu kemanusiaan terkait dampak konflik yang dialami masyarakat sipil di wilayah Gaza.

Dalam aksi tersebut, massa turut menyampaikan tuntutan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Mereka meminta pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas dalam isu Palestina, termasuk mendesak Presiden keluar dari forum internasional yang dikenal sebagai Board of Peace.

Menurut pernyataan peserta aksi, langkah tersebut dipandang sebagai bentuk konsistensi politik luar negeri Indonesia yang selama ini dikenal mendukung kemerdekaan Palestina.

Aksi berlangsung melalui penyampaian orasi, pembacaan pernyataan sikap, serta pengibaran atribut solidaritas Palestina. Massa kemudian menutup kegiatan dengan doa bersama bagi keselamatan dan kemerdekaan rakyat Palestina.

Peringatan Yaumul Quds digelar setiap tahun pada Jumat terakhir bulan Ramadan dan menjadi momentum bagi berbagai kelompok masyarakat di sejumlah negara untuk menyuarakan dukungan terhadap perjuangan Palestina serta menyoroti isu kemanusiaan di wilayah tersebut.

| foto & teks: dmdht |