BPBD Sulsel Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

BPBD Sulsel Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Read Time:1 Minute, 23 Second

CELEBES IMAGES, Makassar – Menjelang puncak musim penghujan di akhir tahun, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui BPBD Provinsi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Pesan itu disampaikan seiring digelarnya Apel Kesiapsiagaan di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 24 November 2025.

Apel tersebut dipimpin langsung Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan menghadirkan berbagai unsur penanggulangan bencana.

Namun, di balik barisan pasukan dan kendaraan siaga, BPBD menekankan bahwa kesiapan pemerintah harus diimbangi dengan kehati-hatian masyarakat dalam merespons dinamika cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Selatan, Amson Padolo, mengungkapkan bahwa salah satu bentuk kewaspadaan adalah menyadari bahwa bencana hidrometeorologi sulit diprediksi secara pasti.

“Karena bencana itu kan tidak bisa kita prediksi. Jadi, pada saat ada kejadian, (walau) kita tidak berharap ada kejadian itu, secara langsung turun fungsi komando melakukan pengamanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi peringatan dini dari pemerintah dan tidak mengabaikan potensi risiko di wilayah masing-masing.

Di sisi lain, BPBD bersama unsur terkait telah menyiapkan langkah-langkah penanganan, mulai dari mitigasi darurat sampai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Amson menjelaskan, kesiapsiagaan yang dilakukan Pemprov Sulsel sejatinya sudah berjalan bahkan sebelum terbit Surat Edaran Mendagri tentang Apel Kesiapsiagaan Nasional.

Sejak sekitar satu bulan lalu, BPBD telah mengaktifkan posko di kantor dan mendorong BPBD kabupaten/kota melakukan hal serupa.

“Posko ini bukan hanya struktur administratif, tapi sarana komunikasi dan respon cepat ketika ada laporan kejadian di lapangan,” kata Amson.

Melalui momentum apel, BPBD Sulsel menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan semata urusan pemerintah.

Kewaspadaan keluarga, kesiapan komunitas lokal, serta kedisiplinan mengikuti himbauan resmi dipandang sebagai kunci mengurangi risiko korban dan kerugian ketika cuaca ekstrem melanda.
*dmd