Share
CELEBESIMAGES, Makassar – Kala Theater menggelar pertunjukan teater bertajuk Passompe’: Perjalanan Melintas Kesedihan selama tiga malam berturut-turut, mulai 8 hingga 10 Desember 2024 di Gedung Mulo, Jalan Ratulangi, Makassar. Pertunjukan ini disutradarai dan ditulis oleh Shinta Febriany, menampilkan narasi kuat tentang identitas, adaptasi, gender, seksualitas, dan kekuasaan dalam konteks sejarah perantauan (massompe’).
Passompe’ memaknai perantauan sebagai mobilitas sosial lintas batas yang mencerminkan diaspora masyarakat Bugis-Makassar sebelum dan sesudah abad XXI. Melalui pementasan ini, Kala Theater menghadirkan kisah emosional yang menggugah kesadaran tentang perjuangan, kehilangan, dan pencarian jati diri di tanah asing.
Shinta Febriany menjelaskan bahwa Passompe’ bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan refleksi sosial yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. “Kami ingin membuka ruang dialog tentang dampak sosial dan budaya yang dialami para perantau yang meninggalkan kampung halaman,” ujarnya.
Pertunjukan ini mendapat apresiasi tinggi dari penonton yang hadir. Visual artistik yang memukau dipadukan dengan akting para pemain yang kuat menciptakan suasana yang intens dan penuh makna.
Kala Theater kembali membuktikan bahwa seni teater mampu menjadi medium untuk menyuarakan isu-isu sosial yang mendalam, membangkitkan emosi, dan memperkuat kesadaran akan pentingnya identitas dalam dunia yang terus berubah.
Foto: Tawakkal Basri




